Minggu, 12 Desember 2010

statement pada Q-Basic


Statement kondisi dlm q-basic
1.Pengertian Statement Kondisi dan Perulangan
Kondisi dalam bahasa pemrograman QBasic

Laporan yang berulang, sementara kondisi benar. Ketika kondisi salah komputer melompat ke laporan setelah LOOP. Jika kondisi salah di awal, maka laporan tersebut tidak dilaksanakan.

Perulangan dalam bahasa pemrograman QBasic

merupakan suatu kondisi yang memenuhi untuk melakukan perulangan statement tertentu sampai kondisi tersebut tidak terpenuhi sehingga perulangan dihentikan.

2. Bentuk Umum
Bentuk Umum Statement Perulangan :

1. FOR … NEXT
            Digunakan untuk mengontrol jalannya perulangan pada program, dimana statement tersebut akan mengalami perulangan selama kondisi atau pernyataan masih memenuhi syarat.
           
3. While…do
            Perintah yang berjalan bila di dalam loop ada nilai yang mengontrol loop dan nilainya terus berubah sehingga akhir program akan kluar dari loop

4. Repeat.. until
            Pernyataan repeat akan menghasilnkan paling sedikit 1 x eksekusi statement

5. Goto
            Instruksi yang mentransfer program ke lokasi lain yang dinyatakan dengan label.

Bentuk Umum  Kondisi :

Kondisi dapat mengambil bentuk sebagai berikut:
X <Y
X kurang dari Y.
X <= Y
X kurang dari atau sama dengan Y.
X = Y
sama dengan Y. X
X> = Y
X lebih besar dari atau sama dengan Y.
X> Y
X lebih besar daripada Y.
X <> Y
X tidak sama dengan Y.


CLS (Clean Screen), untuk menghapus layar dari tampilan yang sebelumnya
Sedangkan input adalah Perintah (masukan) untuk variabel yang akan dimasukan ke nama$,  variabel nama$String yang nantinya akan muncul kata NAMA itu sendiri merupakan data

Serta Perintah INPUT (masukan) untuk variabel npm$,  variabel npm$ itu sendiri merupakan data String yang nantinya akan muncul kata NPM

Dan satu lagi Perintah INPUT (masukan) untuk variabel  kelas$,  variabel kelas$ itu sendiri merupakan data String yang nantinya akan muncul kata KELAS

Dan yang terakhir memasukan perintah PRINT (cetak) untuk “biodata saya” dengan hasil keluaran BIODATA SAYA tidak lupa menaruh string nama$, npm$, kelas$.
Agar tampilan akhir pada PRINT mengeluarkan kata NAMA, NPM, KELAS


 


CLS (Clean Screen) untuk menghapus layar dari tampilan yang sebelumnya
Pertama, perintah PRINT (cetak) untuk mencetak nama suatu variable ketika ditampilkan, misalnya LUAS SEGITIGA
Tidak lupa membuat Perintah INPUT (masukan) untuk variabel  “alas” dengan variable A numeric dan “tinggi” dengan variable T numerik
Setelah itu tulis Perintah LET digunakan untuk memproses data yang telah ditentukan variablenya. Seperti A * T / 2
Dan yang terakhir perintah PRINT (cetak) untuk mencetak logika yang akan di proses dan hasil dari logika itu sendiri.

beberapa pertanyaan dan jawabannya
  1. Apa yang dimaksud dengan kondisi pada q-basic
  2. Sebutkan bentuk umum kondisi pada q-basic
  3. Buat program kondisi pada q-basic

1.      Perintah kondisi atau perintah if then perintah  yang  digunakan  untuk  melakukan  pengecekan  suatu  kondisi  abila  kondisi  tersebut  dipenuhi.  Perintah  ini  berhubungan erat dengan operasi logika dan dapat ditulis dalam  dua bentuk yaitu if dengan satu baris perintah saja dan if dengan  banyak baris perintah.  If dengan satu baris perintah digunakan untuk melakukan  pengecekan terhadap satu kondisi saja.

2.      Bentuk umum perintahnya  adalah
If kondisi Then perintah Perintah if dengan banyak baris perintah digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap beberapa kondisi. Bentuk umum perintahnya adalah
if then + goto (kondisi bersyarat, hanya satu syarat)
if then + else (kondisi bersyarat dengan 2 atau lebih syarat)
select case : menyeleksi atau mengeksekusi kondisi yang ditest
- If condition then statement
- If condition else statement
- If condition then statement 1 else statement

3.      CLS
INPUT ” masukkan nilai anda : ” ; n
IF n >=0 AND n<=20 THEN PRINT “ Grade anda adalah E”
IF n>=21 AND n<=40 THEN PRINT “ Grade anda adalah D”
IF n>=41 AND n <=60 THEN PRINT “Grade anda adalah C”
IF n>=61 AND n<=80 THEN PRINT “Grade anda adalah B”
IF n>=81 AND n<=100 THEN PRINT “Grade anda adalah A” 
END


Kamis, 02 Desember 2010

SWOT

SWOT adalah singkatan yg diambil dari huruf depan kata Strength, Weakness, Opportunity dan Threat, yg dalam bahasa Indonesia mudahnya diartikan sbg Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman.

Metoda analisa SWOT bisa dianggap sbg metoda analisa yg paling dasar, yg berguna utk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yg berbeda. Hasil analisa biasanya adalah arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yg ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman.
Analisis SWOT
Diagram ilustrasi analisis SWOT.
Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari "kekuatan"/strengths, "kelemahan"/weaknesses, "kesempatan"/opportunities, dan "ancaman"/threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.
Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.


Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.
Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
  • Strengths (kekuatan)
merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam  tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
  • Weakness (kelemahan)
merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam  tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
  • Opportunities (peluang)
merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
  • Threats (ancaman)
merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
setelah itu dibuat pemetaan analisis SWOT maka dibuatlah tabel matriks dan ditentukan sebagai tabel informasi SWOT. Kemudian dilakukan pembandingan antara faktor internal yang meliputi Strength dan Weakness dengan faktor luar Opportunity dan threat. Setelah itu kita bisa melakukan strategi alternatif untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih merupakan strategi yang paling menguntungkan dengan resiko dan ancaman yang paling kecil.
Selain pemilihan alternatif analisis Swot juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan improvisasi. dengan mengetahui kelebihan (Strength dan opportunity) dan kelemahan kita (weakness dan threat), maka kita melakukan strategi untuk melakukan perbaikan diri. Mungkin salah satu strateginya dengan meningkatkan Strength dan opportunity atau melakukan strategi yang lain yaitu mengurangi weakness dan threat.
Sebagai contoh misalnya Analisis SWOT yang saya lakukan untuk mengetahui peta kekuatan dalam blogging. maka analisis SWOT-nya:
  • Strength
    - tulisan yang saya lakukan merupakan tulisan yang saya peroleh dari pengalaman di bangku kuliah.
    - saya menggunakan blog dengan menggunakan cms wordpress sehingga optimasi dan fiturnya begitu mudah.
    - saya menggunakan domain dot com sehingga mempunyai nilai lebih dalam pengaturan.
  • Kelemahan
    - tidak memiliki kemampuan menulis jurnalistik.
    - lemah dalam programming web.
    - tidak memiliki pengalaman dalam blogging.
  • threats
    -data blog yang hilang.
    -server down.
    -keterbatasan waktu dalam blog dikarenakan kesibukan di dunia nyata.
setelah dibuat matriknya dan mengetahui kekuatan dan kelemahan kita maka saya melakukan strategi untuk meningkatkan kemampuan saya dalam ngeblog. Strategi yang yang memungkinkan yaitu dengan mengurangi faktor weakness dan meningkatkan strength saya dalam blogging.

Selasa, 23 November 2010

sejarah "julukan" juventus


Sejarah “julukan” JUVENTUS

juventus
Julukan I Bianconeri – jelas mengacu pada warna kostum kebanggaan klub ini. Sebab, bianconero berarti hitam – putih.Makna sebutan itu sama dengan julukan Juventus lainnya, yakni Zebra. Julukan itu muncul setelah Juventus memakai kostum hitam – putih. Sebab sebelumnya klub ini berkostum pink.Dalam catatan sejarah Juventus, mereka baru pada tahun 1903 menggunakan kostum hitam – putih.Pergantian warna kostum itu tadinya tidak ada filosofi sama sekali. Sebab, semua itu terjadi karena kecelakaan. Gara – garanya, kostum yang di pesan di Nottingham County itu salah warna. Harusnya hitam – pink, tapi menjadi hitam – putih karena bagian warna pink terlalu muda. Sejak itulah julukan I Bianconeri melekat pada Juventus. Tapi itu bukan satu – satunya julukan. Seiring dengan sukses Juventus meraih gelar demi gelar, julukan lain bermunculan. Agak aneh adalah julukan La Vecchia Signora. Julukan yang berarti Nyonya Tua ini sangat kontras dengan nama Juventus yang berarti muda dan bersemangat seorang pemuda. Seolah julukan itu mengolok Juventus yang seperti nyonya tua, renta dan tanpa daya.Tapi, maksudnya justru sebaliknya. Julukan itu diberikan tifosi Juventuis sendiri dengan maksud membanggakan klub tersebut. Nyonya Tua berarti sudah kenyang pengalaman, prestasi dan kebesaran. Klub terbesar atau ibu dari segala klub di Italia.
Dengan kata lain, para suporter ingin menggambarkan Juventus sebagai klub yang selalu berjiwa muda, tetapi memiliki sejarah dan prestasi besar seperti orang yang sudah tua dan matang. Julukan tersebut muncul seiring dengan merebaknya kelompok supporter Juventus di Turin. Ini terjadi pada tahun 1970-an, dan semakin ramai lagi pada tahun 1980-an.
Di era yang sama, Juventus memang meraih banyak gelar di Serie A, terutama pada awal tahun 1980-an. Pada musim 1981-1982, Juventus meraih gelar scudetto yang ke-20, yang berarti berhak menyandang 2 bintang di dadanya. Julukan La Vecchia Signora itu akhirnya paling populer, dibandingkan dengan julukan lain.
Tak puas dengan julukan itu, para supporter membuat julukan lagi. Julukan itu adalah La Fidanzata d’Italia. Artinya Tunangan Italia. Fidanzata adalah kata feminin, personifikasi perempuan yang mengacu pada sebutan La Vecchia Signora. Maksudnya tak lain ingin menunjukan bahwa Juventus sebagai klub terbesar di Italia. Saking besarnya, Juventus layak bersanding dengan timnas Italia, atau kebanggaan seluruh negeri Pizza.
Faktanya memang pengemar Juventus di Italia paling banyak. Mencapai 10 juta lebih, jauh dibandingkan jumlah tifosi AC Milan yang menduduki urutan ke-2.

sejarah juventus


JUVENTUS F.C
Berdiri: 1897
Alamat: C.so Galileo Ferraris, 32 - 10128 Italy
Telepon: +39 011-65631
Faksimile: + 39 011-5119214
Surat Elektronik: ufficiostampa@juventus.com
Laman Resmi: http://www.juventus.com
Ketua: Andrea Agnelli
Direktur: Jean-Claude Blanc
Stadion: Stadio Olimpico di Torino
Sejarah Singkat
Pertama didirikan oleh murid-murid sekolah Massimo D'Azeglio Lyceum di Turin pada 1897, Juventus memiliki nama awal Sport Club Juventus. Baru dua tahun kemudian berganti nama menjadi Foot-Ball Club Juventus.

Namun di tahun 1906, Juventus sudah mengalami perpecahan. Beberapa staff memutuskan meninggalkan Juventus yang kemudian diikuti oleh presiden Alfredo Dick yang kemudian mendirikan klub baru berjuluk FBC Torino.

Merujuk pada sejarah, Juventus adalah klub Italia tersukses. Total 40 tropi dikoleksi dan Juventus adalah salah satu klub terbaik di dunia, dengan mengumpulkan 11 tropi internasional, yaitu rekor sembilan titel kompetisi UEFA dan dua gelar dunia, yang menjadikan mereka sebagai tim ketiga yang paling sering menang di Eropa dan keenam di dunia untuk kompetisi internasional antarklub.

Juventus juga memegang rekor terbanyak di Serie A Italia sebagai tim peraih juara terbanyak dengan 27 gelar dan memegang rekor juara secara berturut-turut, yaitu dari musim 1930/31 hingga 1934/35. Juventus juga memenangi Coppa Italia sebanyak sembilan kali dan sampai saat ini masih memegang rekor kemenangan secara keseluruhan.
Catatan Prestasi
27 kali juara Serie A (1905, 1925/26, 1930/31, 1931/32, 1932/33, 1933/34, 1934/35, 1949/50, 1951/52, 1957/58, 1959/60, 1960/61, 1966/67, 1971/72, 1972/73, 1974/75, 1976/77, 1977/78, 1980/81, 1981/82, 1983/84, 1985/86, 1994/95, 1996/97, 1997/98, 2001/02, 2002/03)

1 kali juara Serie B (2006/07)

9 kali juara Coppa Italia (1937/38, 1941/42, 1958/59, 1959/60, 1964/65, 1978/79, 1982/83, 1989/90, 1994/95)

4 kali juara SuperCoppa Italia: (1995, 1997, 2002, 2003)

2 kali juara Piala/Liga Champions (1984/85, 1995/96)

1 kali juara Piala Winner (1983/84)

1 kali juara Piala Intertoto (1999/00)

3 kali juara Piala UEFA (1976/77, 1989/90, 1992/93)

2 kali juara Piala Super Eropa (1984, 1996)

2 kali juara Piala Interkontinental (1985, 1996)